From Nothing To Something
Saturday, May 24, 2008
Dari semua tanggal merah, selain lebaran, saya paling suka sama hari nyepi. Bukan karena saya pernah ngelewatin hari Nyepi di Bali, yang kita tau sebagai pusat para penganut agama Hindu, tapi karena saya suka filosofinya. Saya pikir semua orang harus ngerasain gimana indahnya dan nikmatnya melewati hari-hari yang sepi banget tanpa alat-alat elektronik dan cahaya. Kalo perlu sih bener-bener sendiri, tanpa siapa-siapa. Biar ada waktu buat ngobrol sama diri sendiri, termasuk juga buat introspeksi diri. Apalagi sekarang otak dan hati kita banyak diracun sama tayangan televisi yang bikin kita tergelitik untuk sibuk ikut-ikutan ngurusin urusan orang lain. Karna sibuk ngomongin orang, juga sibuk sama kerjaan yang rasanya tiada henti dan melelahkan, jadi ga ada waktu deh buat ngobrol sama diri sendiri , termasuk juga ngobrol sama yang diAtas.
Akhirnya saya memutuskan untuk membuat hari nyepi sendiri hari ini. Tanpa apapun, dan tanpa siapapun. Cuma ada saya, Tuhan, dan bayangan David Cook di kepala saya.
Monday, May 19, 2008
Kenjen
Sambil menikmati malam hari ditemani rintik hujan, plus juga ditemenin suara David Cook yang lagi nyanyi Always be my babynya Mariah Carey, satu rasa yang timbul membuncah hati saya...KENJEN.
Alias kangen.
Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak....
Kenapa harus kamu lagi yang muncul?
Monday, April 28, 2008
Hati-hati dengan Dosis Ekspektasi !
Ekspektasi adalah suatu harapan, keinginan atau goal yang ingin dipenuhi di suatu situasi atau keadaan.Bukannya ga boleh punya ekspektasi.
Yang perlu diperhatiin cuma takarannya aja kok, jangan sampe kelebihan.
Karna kalo kelebihan, walopun itu sedikit, rasanya sakit.
Bangets.
Thursday, April 24, 2008
I love myself morethan anyone else
Sosok laki-laki itu selalu terlihat baik dimata saya. Pernah ada seorang teman yang bertanya, apa negatifnya dari si laki-laki ini? Karna kalo ditanya kelebihannya, dengan senang hati saya akan bercerita sampai 7 hari 7 malam. Setelah lama berpikir, saya akhirnya punya jawabannya. Hmm..tapi biar saya aja yang tau ya? biar penasaran hehe..Dia memang ga bisa diem, ga dimana-ga dimana, aktivitasnya selalu padat. Mungkin dalam doanya, dia minta satu hari tidak 24 jam, tapi 48 atau bahkan 72 jam. Jangankan mikirin orang, mikirin dirinya sendiri pun mungkin ga ada waktu. Saking sibuknya, dia bilang kalo dia kangen dengan dirinya sendiri. Menakjubkan bukan? hehe..
Lucunya, kadang saya begitu mengenalnya, tapi kadang saya ga kenal sama sekali. Tuhan memang menciptakan dia dengan komposisi yang menarik : unpredictable, penyayang, genit, pintar, talkative, keras kepala, romantis, family man, jahil, mandiri, pemalu di saat-saat tertentu, tapi seorang banci tampil juga, kritikus sekaligus motivator juga, punya banyak skill, suka ga enakan sama orang, tapi ambisius dan sedikit perfeksionis. Sebagai informasi tambahan, status YM favoritnya ( nebak aja sih, ga tau bener, ga tau salah hehe) adalah "I love myself morethan anyone else".
Yang jelas, semua kombinasi sifat tadi kalo diramu akan membuahkan satu kesimpulan yaitu dia orang yang menyenangkan!. Sangat menyenangkan malah. Tapi kalo dibawah pressure kaya sekarang, akhirnya sisi fun dari seorang laki-laki ini sering membias entah kemana, digantikan dengan rasa malas yang sering mendera dirinya ditambah dengan rasa penat yang menghasilkan rasa kantuk dan letih sekaligus, sama halnya dengan energi positive yang suka menghilang dari diri saya yang kadang membuncah entah kemana.
Tapi saya yakin (dan keyakinan ini melebihi keyakinan siapapun), dia pasti bisa ngatasin semua. Karna dia, memang diciptakan Tuhan untuk jadi pemenang.
Semangat ya!!!! Garis finishnya udah keliatan tuh...tinggal selangkah lagi...
Perempuan bangsat
Entah gimana ceritanya, tapi yang pasti perempuan itu tiba-tiba datang dan nampak cepat sekali akrab dengan kami. Tubuhnya mungil, umurnya sekitar thirty something, mukanya kadang nampak seperti linglung dan sedang banyak pikiran. Tapi dia sangat gesit. Selalu siap menolong kami, terutama membantu pekerjaan rumah tangga. Tidak ada yang tau dan tidak ada yang bertanya kenapa dia bisa tinggal bersama kami. Baru seminggu dia ikut tinggal di rumah, kejanggalan mulai nampak. Satu persatu barang berharga milik keluarga kami raib.
Suatu hari, kami ajak dia berjalan-jalan ke mall, dari sudut mata saya, nampak sekali kalo dia terpesona sekali melihat kemegahan mall ini, melihat lampu tanpa berkedip, dan kepalanya selalu mendongak ke kanan dan ke kiri melihat etalase toko yang menawarkan begitu banyak produk. Begitu naik lift, mukanya langsung pucat dan tegang. Jelas sekali buat saya kalo ini pengalaman pertama untuknya.
Sepulangnya dari mall, kami semua langsung masuk kamar masing-masing untuk beristirahat.Tengah malam saya terbangun karna ingin buang air kecil. Ketika membuka pintu kamar, saya melihat bayangan perempuan itu sedang menyeret sebuah benda!. Saya kucek-kucek mata yang masih ngantuk ini, untuk memastikan apakah kejadian di depan mata saya ini nyata atau tidak. Kemudian dengan mengendap-endap, saya melihat dari jauh apa yang dilakukan oleh perempuan itu. Betapa kagetnya saya, karna ternyata dia bukan sedang menyeret sebuah benda, melainkan dia sedang menyeret tubuh k-a-k-e-k saya yang memang sudah tidak berdaya!!!. Banyak pertanyaan di kepala saya, "Siapa sebenarnya perempuan ini? Apa salah Kakek?". Masih dengan mengendap-endap dan penuh rasa penasaran yang dimix dengan ketakutan, saya melihat kilatan dari pisau yang dipegangnya. Kemudian tanpa bisa saya tahan, dia menghujamkannya berkali-kali ke dada kakek saya yang sudah dalam keadaan terikat tangan dan kakinya. Mulut kakek pun dijejali kain, sehingga meronta pun dia tidak sanggup. Badannya terkapar dengan pasrahnya dan darah pun mengalir dengan derasnya dari dada kakek saya. Betapa geramnya saya melihat itu.
Darah saya mendidih seketika dan saya langsung berteriak, "Bangsaaaatt!!". Dia terperanjat melihat saya yang berteriak begitu histeris, tapi dengan mukanya yang seperti kerasukan setan, dia sudah bersiap untuk menikam saya juga. Darah dari tubuh kakek membasahi semua lantai rumah.
Dengan penuh emosi, langsung saja saya ambil samurai yang ada di dinding ruang keluarga kami, dan persis ketika saya akan menghunuskannya ke tubuh perempuan bangsat itu, tiba-tiba ada suara yang lembut di kuping saya, "Teh, makan dulu nih, mama udah buatin nasi goreng, abis gitu minum obat ya biar cepet sembuh". Fiuh, ternyata tadi itu cuma mimpi !!!
Wednesday, April 23, 2008
Perempuan banget
Hormon perempuan saya lagi membara. Udah sebulan ini benci dengan rambut pendek. Pengen banget manjangin rambut kaya perempuan lain. Abis maen sama keponakan saya yang lagi lucu-lucunya, jadi pengen cepet-cepet punya anak. Liat teman-teman perempuan saya dandan, sekarang mulai belajar dandan. Barusan buka-buka majalah dan ngeliat perempuan pake rok, pengen juga pake rok. Satu lagi adalah koleksi sepatu high heels saya yang jumlahnya udah mulai mengimbangi koleksi sepatu keds. Dan yang lebih fantastis adalah sekarang ga tahan deh kalo seminggu ga hadir di salon langganan, cuma sekedar untuk manicure, massage, atau body treatment. Ada apa gerangan? Ko saya jadi perempuan banget ya? Hmm..
Tuesday, April 22, 2008
Ini cobaan atau jawaban ?
Tuhan memang Maha Segalanya ya? Kadang kita suka lupa (atau pura-pura lupa?) untuk menyadari hal itu. Paling-paling, ingetnya kalo lagi ngadepin masalah. Bayangin aja, DIA punya banyak banget skenario kehidupan untuk semua mahluk ciptaannya, yang ga terhitung jumlahnya.
Selama hidup, dari lahir sampe kita segede ini, coba hitung deh ada berapa banyak cerita yang luar biasa terjadi di hidup kita. Kadang diatas, kadang dibawah. Dan semuanya DIA atur sedemikian rupa sehingga flownya dinamis. Edan!. Saya aja kadang suka mentok cari ide topik buat bahan siaran, abis gitu suka bingung gimana ngatur flow siaran yang setiap hari ini biar ga ngebosenin, dan rasanya setengah MODARRRR!!!!!. Tapi ini???? Luar biasa!!! Bayangin aja, tiap hari kita selalu disuguhi dengan cerita yang berbeda. Saya termasuk orang yang tidak percaya dengan suatu kebetulan. Buat saya, semua yang kita alami kemarin, hari ini dan besok memang sudah disiapkan scriptnya. Oya, jangan takut bosen, karna walopun ceritanya kadang mirip dan sedikit ada repetisi, tapi bumbunya selalu berbeda. Ga heran kalo di toko buku banyak banget buku autobiografi si A sampai si Z. Ya iyalah, setiap orang memang punya cerita hidup yang berbeda-beda.
Cuman, sebagai manusia kita punya keterbatasan bukan? Kadang suka mentok bawaannya. Konsultasi kemana-mana udah, mulai dari sahabat, temen kantor, keluarga, dan kalo udah aral nih, ada orang yang baru kenal juga langsung dijadikan pelacur alias pelabuhan curhat, (atau bisa juga pelan-pelan curhat). Emang sih, masalah itu udah diciptain satu paket sama solusinya. Dan si solusi itu akan terjawab kalo kita udah dalam kondisi p-a-s-r-a-h, setelah semua usaha sudah dilakukan, dan kita ga tau lagi mesti gimana.
Kaya cerita temen saya nih yang setelah lama jomblo, akhirnya punya pasangan yang didapatnya dengan penuh perjuangan. Si temen saya ini yakin dengan sepenuh hatinya, bahwa inilah pria terakhir di hidupnya yang akan dijadikan teman hidup sampai akhir hayatnya. “The right man in the right time”, katanya. Seiring waktu berjalan, eh, ternyata dia kecewa banget. Temen saya ini pernah nge-gap si yang katanya the right man ini lagi smsan dg perempuan lain dengan isi sms yang bisa bikin muntah saking mesranya. Tapi karna dia yakin kalo itu adalah cobaan untuk hubungannya, akhirnya dia memaafkan pasangannya. Belum lama dari kejadian itu, eh si pria itu kembali ke-gap telfon-telfonan tengah malam sama perempuan yang sama, sampe berjam-jam. Nah disini nih temen saya mulai gamang, apakah ini masih cobaan atau memang jawaban dari Tuhan kalo pria ini sebenarnya bukan the right man untuk hidupnya.
Pernah ngalamin satu kondisi yang sama? Dimana kita selalu bertanya, ini cobaan atau jawaban ya?
Satu pertanyaan yang cuma DIA yang tau jawabannya.
Pesan saya cuma satu, ikuti aja skenario, alur dan scriptnya. Karna saya tau banget, Tuhan adalah produser sekaligus sutradara yang maha hebat !!! Makanya, nurut tuh apa kata Tuhan. Tapi jangan terlalu deket juga, ntar cepet dipanggil lho..hehe..
Pesan saya cuma satu, ikuti aja skenario, alur dan scriptnya. Karna saya tau banget, Tuhan adalah produser sekaligus sutradara yang maha hebat !!! Makanya, nurut tuh apa kata Tuhan. Tapi jangan terlalu deket juga, ntar cepet dipanggil lho..hehe..
Wednesday, April 09, 2008
Glek. Hhhh
Anggun (dulu Anggun C.Sasmi-red) pernah bilang kalo kunci suksesnya adalah "Jangan pernah berhenti bermimpi. Kalo punya mimpi, jangan tidur lagi, mending langsung mandi air dingin trus usahalah mengejar mimpi itu." Nah, kebanyakan orang seperti saya bertindak kebalikannya. Begitu punya mimpi, bukannya langsung mandi tapi nerusin tidurnya karna berharap siapa tau dengan begitu bisa dapet mimpi yang lebih indah, dan berharap (lagi-lagi..), begitu membuka mata, semua mimpi bisa jadi kenyataan. Hah! Teori yang g*bl*k bukan?. Lebih parahnya, kadang saya merasa tidak punya energi lebih untuk menghadapi realita kehidupan yang luar biasa keras sekaligus pahit ini. Glek. Makin gede bukannya makin jelas hidupnya, malah tambah ngawur dan ga punya tujuan hidup. Satu lagi penerjemahan "Let it flow" yang g*bl*k. Hhhh.

